Art Coloring Book for Adult: Benarkah Dapat Mengatasi Stres?

Art Coloring Book for Adult: Benarkah Dapat Mengatasi Stres?

Hello Treaders! Kalian pasti sering kan main ke toko buku dan melihat buku mewarnai? Beberapa tahun belakangan ini sedang muncul tren baru, yaitu buku mewarnai untuk orang dewasa. Yaps, ternyata saat ini aktivitas mewarnai tidak hanya dilakukan oleh anak-anak saja. Buku mewarnai untuk orang dewasa ini dibuat dengan sangat menarik, mulai dari desain kovernya, hingga judul bukunya. Beberapa buku mewarnai ini juga seringkali mencantumkan judul sebagai “Art Therapy” yang dapat mengatasi stres. Tapi, benar gak sih kalau Art Coloring Book for Adult ini bisa membantu mengatasi stres?

Dilansir dari psychology today, ketika kita mewarnai, maka kita sedang melakukan shading. Shading dalam berbagai desain merupakan cara untuk fokus, menciptakan karya yang indah, atau menemukan kepuasan pribadi melalui pengalihan perhatian. Banyak bermunculan gagasan bahwa mewarnai adalah pengalaman batin dengan dampak yang serupa seperti meditasi atau yoga. Karena itulah buku mewarnai kerap kali dikaitkan dengan art therapy.

Tapi ternyata Treaders, tidak semua orang dapat menggunakan buku mewarnai ini dengan tepat, lho. Perlu metode tertentu dalam menggunakan buku mewarnai agar manfaatnya dapat dirasakan oleh penggunanya. Selain itu, penggunaan buku mewarnai ini belum tentu cocok untuk semua orang.

Menurut Cathy Malchiodi sebagai art therapist dan psychotherapist, mewarnai art coloring book tidak sama dengan meditasi yang bisa memusatkan pikiran. Karena sebenarnya, terkadang sebagian besar orang hanya ingin menyelesaikan semua isi buku tersebut. Selain itu, art therapy juga tidak hanya berbasis pada ekspresi visual yang kreatif saja seperti buku mewarnai ini.

Namun, bukan berarti aktivitas mewarnai tersebut tidak memiliki manfaat Treaders. “Distress biasanya berasal dari tekanan eksternal atau ketakutan internal akan hal-hal yang tidak dapat dikendalikan,” jelas psikolog klinis Ben Michaelis. “Saat mewarnai, kita terlibat dalam aktivitas yang sangat terstruktur yang pada umumnya tidak berorientasi pada tujuan. Ini mengubah fokus kita pada hal-hal yang mudah ditangani.” Bahkan jika mewarnai tidak membantu orang secara langsung, setidaknya dengan mewarnai kita dapat memproses perasaan negatif dengan lebih efektif, dan menjadikannya sebagai media relaksasi. Jadi, apakah Treaders berminat untuk mencoba? (Nandita Tamara P./alyaa) (foto: amazon.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *