Apia dan Hanisa, mahasiswa angkatan 2016 yang berangkat dari Indonesia bagian paling timur, yaitu Papua. Kedua sahabat ini sepertinya memang ditakdirkan untuk bersama, karena tanpa sengaja kedua sahabat ini diterima di Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran. “Kita berdua itu dari kabupaten yang sama, satu SMA yang sama, kelas yang sama, cuma beda tempat duduk,” tutur Apia sambil tertawa melirik Hanisa. Mereka adalah dua anak perempuan dari tanah Papua yang memiliki semangat tinggi untuk belajar. Berbekal keinginan kuat untuk melanjutkan sekolah, dan perjuangan panjang yang tidak mudah yang harus dilewati untuk mereka bisa bersekolah di luar Papua. Dimulai dari mengikuti tes, menunggu hasil yang terus diundur, hinggaRead More →

Treaders mungkin tidak asing lagidengan banyaknya drama korea yang sekarang makin menjadi tontonan favorit di Indonesia. Apalagi salah satu drama yang hits dengan alur cerita kisah cinta seorang tentara dan dokter cantik. Yap betul! Drama Descendant of The Sun. Drama DoTS sepertinya membuat masyarakat semakin kagum dengan para tentara, tidak terkecuali para tentara di Indonesia. Tapi, apakah teman-teman pernah mendengar mengenai tentara dengan latar belakang psikologi? Mungkin kebanyakan dari kalian sudah biasa mendengar lulusan psikologi sebagai HRD atau mungkin sebagai trainer berseragam rapih dengan kemeja dan dasinya. Tapi kalau sarjana psikologi berseragam tentara? Itu dia yang belum biasa! Pada kesempatan kali ini, Trimagz berkesempatan untuk berbagi cerita dengan salah satu lulusan Sarjana PsikologiRead More →

Musik akar rumput atau yang biasa kita kenal sebagai musik folk termasuk salah satu genre musik popular dewasa ini. Melalui genre musik ini, Oscar Lolang juga menuangkan keluh kesahnya tentang kondisi yang ada disekitarnya. Oscar, begitu ia akrab disapa, baru saja merilis single debutnya bersama Karma Records yang berjudul Eastern Man. Lewat lagu ini, ia bercerita tentang seseorang yang datang ke sebuah konser musik dimana terdapat seorang penampil yang berasal dari Papua. Dalam penampilannya, ia bercerita tentang kondisi tanahnya melalui lagu yang ia mainkan. Mahasiswa aktif di Jurusan Antropologi Universitas Padjadjaran ini memaparkan bahwa musik folk adalah wadah storytelling yang paling enak menurutnya. Ia juga bercerita bahwa ketika ia tampil dan memainkan musik folk yang nadanya repetitif dan memakai instrumenRead More →

Kewajiban seorang mahasiswa tidak hanya belajar. Sejatinya, kata “Maha” yang melekat membuktikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab tidak hanya kepada diri sendiri, tetapi juga keluarga, dan masyarakat. Berusaha menunaikan ikrar pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Apa yang sudah Anda lakukan untuk masyarakat sebagai seorang mahasiswa? Pertanyaan ini yang kemudian mengusik seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran angkatan 2013, Leonita Mauludiyanti. Volunteer Doctors menjadi tempat pelabuhan wanita yang akrab disapa Leo ini untuk menyalurkan hasratnya membantu sesama. Memperoleh beraneka macam teori terkait kesehatan masyarakat nyatanya belum cukup bagi seorang Leo. Tidak lengkap rasanya jika ia tidak mengaplikasikan ilmu yang didapat. Alasan ini pula yang memperkuat keinginanRead More →

Delvia Idola terpilih sebagai Mawapres Fakultas Psikologi Unpad tahun 2016. ‘Coba dulu’, itu kunci baginya untuk tetap melaju. Dukungan dari keluarga dan sahabat terdekat mendorongnya untuk tetap semangat. Gadis yang akrab dipanggil Dola ini mengambil tema ‘Pernikahan di Bawah Umur’ untuk LKTI mawapres. Minatnya pada issue sosial membuat ia tertarik memilih tema tersebut. Kesibukan pada persiapan mawapres tidak memengaruhi kualitas akademiknya di semester 6. Banyaknya tugas yang ia terima membuatnya mampu mengatur waktu. Ia mengusahakan setiap waktu menjadi produktif dan memaksimalkan apa yang seharusnya ia lakukan. “Persiapan itu penting, dan kita harus total dalam setiap hal sekecil apapun itu,” ungkapnya. Butuh keberanian untuk mencoba sesuatu, apalagi halRead More →

Jepang merupakan salah satu negara yang menjadi destinasi impian banyak orang, entah untuk sekedar berlibur ataupun belajar dan bekerja. Negara maju yang masih memegang teguh tradisi mereka dan juga terkenal dengan sakura, anime, dan teknologi-teknologi kreatif ini menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang ingin pergi ke Jepang. Hal itulah yang membuat mahasiswa Universitas Padjadjaran, Muhammad Zulfajri Taswin, atau yang akrab disapa Fajri, selalu bermimpi untuk bisa menginjakkan kaki di Jepang hingga akhirnya ia berhasil meraih mimpinya tersebut pada bulan April 2015 lalu. Menjadi salah satu mahasiswa yang terpilih mengikuti program pertukaran pelajar ke Kwansei-Gakuin University, Jepang pada bulan April 2015 lalu merupakan kebanggaan tersendiri bagi Fajri.Read More →

Fauzia Bella yang akrab dipanggil Bella ini adalah salah satu anggota Psikopad14 (Psikologi Unpad angkatan 2014). Sekarang, ia sedang menjabat sebagai staff BEM Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran (Fapsi Unpad). Perjuangan ia untuk masuk ke ranah perkuliahan tidak mudah. Bella dibesarkan di sebuah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Ia hidup bersama 30 saudara lainnya. Ia memiliki ibu dan bapak yang mengasuh mereka. Lembaganya tidak menganjurkan anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat perkuliahan. Hal tersebut dikarenakan lembaga tidak akan membiayai tunjangan anak tersebut. Akan tetapi, hal itu tidak membuat semangat kuliah Bella padam. “Permasalahan ekonomi gak akan jadi hambatan buat kuliah.” tegasnya. Hasrat Bella untuk kuliah dan membuktikan padaRead More →

“Meskipun keadaan selalu memotongkan harapan kita untuk bisa melakukan hal yang lebih baik lagi, jangan pernah berpikir negatif. Ketika kita mau untuk membuat suatu usaha, Allah akan berikan jalan. Jangan berkecil hati dengan keadaan yang kita jalani saat ini. Percayalah, Tuhan akan merubah nasib kita, dan skenario-Nya akan selalu indah” – Sidik Amin Mubarok aka SAM, 2015. Berawal dari latar belakang keluarga yang penuh dengan cerita lika-liku getir, tidak menjadikan sosok pemuda berjiwa entrepreneur asal Ciamis ini menyerah termakan pahitnya  keadaan. Semangatnya untuk menjemput kehidupan yang lebih layak menjadikannya sebagai orang yang tak kenal lelah dalam berwirausaha. Dimulai saat Sam, sapaan ramahnya sehari-hari, menempati jenjangRead More →

Unik, inovatif, dan kreatif. Ketiga sifat tersebut menggambarkan sosok dari Aghnie Hasya Rif, atau yang akrab dipanggil Aghnie. Gadis berusia 19 tahun ini adalah founder dari yayasan GSSI (Generasi Semangat Selalu Ikhlas). Yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan, dan lingkungan hidup ini didirikan pada Maret 2010. Asal mula didirikannya GSSI sebenarnya tidak dengan sebuah konsep atau rencana apapun. “Semuanya mengalir begitu saja,” kata Aghnie. Semua ini berawal saat Aghnie masih SMP, di mana kesenjangan sosial sangat terasa. Pentingnya buku sebagai penunjang belajar pun tidak dapat dipenuhi oleh teman-teman Aghnie yang kurang mampu. Melihat kondisi itu, Aghnie dan sahabatnya mempunyai ide untuk membelikan buku bagiRead More →

“Seorang ksatria tidak menghabiskan hari-harinya dengan menjalani peran yang dipilihkan orang lain untuknya.” Kutipan tersebut seakan menggambarkan sosok Sarah Nurul Khotimah yang tak mau diatur dan senang mencari gairahnya sendiri. Lulusan Fakultas Keperawatan Unpad tahun 2010 ini awalnya iseng mengisi data pribadi dan esai untuk bergabung menjadi Pengajar Muda (PM). Setelah bersaing dengan 10.554 pendaftar, ia berhasil menjadi kandidat PM bersama 323 orang yang harus mengikuti Direct Assessment (DA). DA ini terdiri dari psikotes, analitical thinking, interview, micro teaching, dan focus group discussion. Menunggu pengumuman lolos DA membuat Sarah tak tenang dan selalu mememeriksa e-mail setiap saat. Ia sempat bimbang antara mengikuti profesi Ners (seperti ‘koas’ dalam sarjana keperawatan) atau tetap menunggu pesan yangRead More →