Oleh: Y   Sempat ragaku lupa akan ketidakhadiranmu Waktu ku selalu dipenuhi olehmu Tak ada satupun duniaku tanpamu   Pertemuan kita layaknya rutinitas Hanya untuk menuntaskan keinginan hati Perjalanan kita layaknya pena Yang terus menari dengan tajamnya Terjatuh, dan terbentur Demi menampilkan karya terbaiknya   Dulu, Tubuhku hangat di dekatmu Tersimpul senyum tipis bahagiaku Memanggil memoriku akan momen itu   Dan, sekarang Bukan ku tak lagi denganmu Hanya raga yang terpisahkan rindu Menatap matamu, mendengar tawamu, menyentuh pundakmu Merasakan pilu, sendu, dan candu denganmu   Terima kasih, jarak Aku belajar untuk lebih menghargaimu Terlebih waktu bersamamu Terima kasih, JARAK Jauh Amat, Rindu Akut, KupadamuRead More →

Oleh: P.Rifai “Egois! Egois! Egois!” Sudah sejak setengah jam yang lalu Arina terus mengomel pada ketiga sahabatnya yang bahkan tidak lagi peduli akan apa yang dikatakan gadis itu. “Kok, bisa-bisanya sih, sahabat ngejebak sahabatnya sendiri?” tanya Arina hampir menangis. “Kok, bisa-bisanya sih, ada sahabat yang gak solid kayak kamu?” balas Marha dengan ekspresi sebal. “SIAPA BILANG?” tanya Arina setengah membentak. “Solid itu bukan berarti aku harus selalu bareng sama kalian! Aku selalu dukung kalian pergi ke sana, tapi aku gak mau ikutan mati!” “Arina,” ucap Bima tenang. “Kita ini sahabat kamu. Kita gak akan mencelakakan kamu. Kita ajak kamu karena kita tahu ini gak bahaya.”Read More →

Oleh: H   Kemarin, aku berbaring bersisian bersama hujan yang berkejaran dengan dedaun yang berserak jadi lingkaran dengan awan yang kelabu dan menawan   Tergelak tawa, membawa haru yang membiru Sepercik, sepercik; biru di hatiku   Pita kuning yang kusimpul jadi senyum Kertas bergaris yang bertulis tinta air mata Sudahkah kau maknai kata kata yang berlomba menarik hati?  Dari hati ke hati, dari air mata yang kuharap jadi bukti bahagia   Sudah tiba kalanya ketika gelap memuncak, dan selimutku jadi tempat hangat yang tersisa. Detik-detik tak mau diam, sibuk membuat jejak di setiap jeda, di setiap napas, di setiap detak.    Hingga akhirnya, malam ini,Read More →

Oleh: Willy She stood upon the grey tower, looking down on the illustrious city. Hundreds of homes with its glinting windows, smokes rose from their chimney into the celestial abyss above. There upon the lonely bell tower she stood alone. Her eyes gaze overt the dim stars. The night was cold and shivering, yet she stood unperturbed. Still as a marble statue. As she looked down once more to the hundreds of roofs and edifice that illustrated the great city. She wonders, can I really stay in this world? In this dimly night shadow, her past is all behind her. Far from her touching, notRead More →

Syarat Foto untuk Rubrik Karyanya Civitas (Kanvas) Trimagz Civitas mengirimkan file foto dalam format JPEG. Ukuran file foto minimal 1 MB, Ukuran foto minimal 1600 pixel (sisi terpendek) Civitas bebas memilih objek fotografi Olah digital diperbolehkan, sebatas perbaikan kualitas foto (tonal dan warna) tanpa mengubah keaslian objek Tidak diperbolehkan mengirimkan foto berupa kombinasi lebih dari satu foto (composite dan montage) dan menghilangkan/mengubah elemen- elemen dalam satu foto. Foto yang diunggah tidak boleh terdapat “watermark” atau elemen grafis lainnya.   Syarat Desain Grafis untuk Rubrik Karyanya Civitas (Kanvas) Trimagz Karya orisinil (Bukan plagiasi dan belum dipost dimana pun) Format karya dalam bentuk .jpg/.pdf Format karya jenis ilustrasi dalamRead More →