Filsafat, psikologi, dan korupsi, adalah tiga hal yang  menarik bagi Dr. Zainal Abidin, M.Si., salah satu dosen Filsafat Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran. Pria kelahiran Bandung, 22 September 1962 ini, menceritakan ketertarikannya pada dua bidang ilmu, yaitu filsafat dan psikologi, yang membuat beliau akhirnya memutuskan untuk mempelajari keduanya. Saat mendaftar kuliah dulu, beliau menempatkan Filsafat pada pilihan pertama. “Ini juga jadi pertanyaan banyak orang, kenapa Filsafat dulu, kenapa nggak Psikologi dulu, tapi saya yakin bahwa Filsafat merupakan sebuah bidang kajian yang cukup bagus untuk karir saya,” ujar Bang Zai yang berkuliah S1 di Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada. Dosen yang akrab disapa Bang Zai ini juga mengaku bahwaRead More →

oleh : Rayi Noormega passionixrara.tumblr.com Distance: “a numerical description of how far apart objects are”. Far apart, such a sad phrase it sounds. Many people feel pain by a word which only has two syllables yet it affected their life each day; distance. Distance becomes pain when you are miles away from your home, miles away from the warmth of your mother’s hug, miles away from the happy feeling you’ve got after those crazy giggles with your best friends, or miles away from the people who has your heart in their hands. The suffered that you feel was so strong you hate the distance, and youRead More →

Seiring dengan perkembangan zaman, ada begitu banyak alat-alat canggih yang terus berkembang dan berlomba-lomba memanjakan manusia. Alat-alat dengan teknologi maju ini mampu mempermudah dan membantu manusia dalam berbagai macam aspek kehidupan. Salah satunya, membantu manusia dalam memecahkan berbagai kasus kejahatan. Adalah polygraph, alat pendeteksi kebohongan yang sering sekali digunakan oleh polisi dalam memecahkan misteri kasusnya. Alat ini ditemukan pertama kali pada tahun 1902 oleh James Mackenzie, seorang ilmuwan asal Amerika Serikat. Instrumen poligraf pada dasarnya merupakan kombinasi alat-alat medis yang bekerja dengan cara mencatat perubahan proses fisiologis seperti detak jantung, tekanan darah, laju pernapasan, dan aktivitas elektro-dermal (keringat pada bagian jari). Adanya fluktuasi pada proses-prosesRead More →

Oleh : Andy Suparta Aku Mi. Kamu Sol. Kita berdua terlahir dari getaran udara pita suara yang berbeda. Merangkak dari rongga rahang para biduan mezzo soprano. Dengan bentukan bibir dan teknik pernafasan yang tepat; dengan tenaga cukup dan rasa percaya diri tinggi; kamu dan aku berharmoni. “Kamu nada manja,” katamu kepadaku. “Kamu melengkapiku,” balasku. Kemudian datang nada Do. Dia merambat cepat. Dia tegas, keras, dan lugas. Pitch-nya jatuh di titik yang pas. Rasa-rasanya hampir mustahil ‘tuk mengabaikannya. “Ayo kita mengalir bersama,” ujar Do. “Aku akan menjadi dasar kokoh untuk kalian berdua.” Aku senang. Bertiga, kami sempurna. Aku senang. Sekarang sayapku lengkap sepasang. Tapi, kamu cemburu.Read More →

Oleh : Gitta Annisa Vania Jauh dan dekat Kuncup dan mekar Tiba lalu menghilang Entah apa karena ini malam hari Malam yang mulai memasuki waktu kebiasaan orang-orang berpikir ini itu Apa hanya sepi Melihat kilas balik dan kenyataan yang sekarang Apa aku yang terlalu bergantung dengan cerita? Malam-malam penuh disepertiganya Selalu berdering menyeru namaku Halo, sekarang hidupmu sudah lebih baik? Semoga tidak hanya aku yang merasa kau kembali saat-saat membutuhkanku saja Aku tidak merasa menjadi orang baik seperti yang pepatah bilang orang baik banyak dimanfaatkan Aku hanya bertanya bagaimana kehidupanmu sekarang Terserah, aku tidak mau dibilang bahwa aku terlalu peduli pada kehidupan orang lain TapiRead More →